Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2017

Tugas diawal 2017

sumber anwarizcom
Pergantian tahun 2016 menuju 2017 bagi para pegawai negeri sipil (PNS) di seantero nusantara menyisakan sebuah kondisi H2C (harap-harap cemas), terutama bagi yang memegang amanah jabatan. Karena dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah berimplikasi terhadap perubahan signifikan dari peta jabatan yang ada di pemerintahan daerah, baik level pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Para PNS atau sekarang istilahnya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 harus bersiap dengan perubahan jabatan, atau malah mungkin kehilangan jabatan karena kotak jabatan berkurang sementara ASN yang memiliki jabatan existing lebih banyak jumlahnya. Sementara peraturan mensyaratkan bahwa paling lambat akhir bulan desember 2016 sudah dilakukan pelantikan ASN pada jabatan yang sesuai dengan amanat PP tersebut.

Di lingkungan pemerintah provinsi jawa barat, H2Cnya terjawab tuntas. Diawali pelantikan eselon II dan sebagian kecil eselon III pada tanggal 30 desember 2016 sebanyak 188 orang dan dilanjutkan acara pelantikan besar-besaran pada tanggal 9 Januari 2017 dimana Gubernur Jawa Barat melantik dan mengukuhkan 1.265 orang pejabat eselon III dan IV di halaman gedung sate. Memberi jawaban atas kepastian tentang kegamangan selama ini. Meskipun tentunya ada pihak yang tidak puas dengan amanah jabatan barunya, tetapi sebenarnya kembali kepada individu masing-masing. Makna pelantikan awal tahun itu adalah pengukuhan saja, kecuali beberapa OPD yang memang digabung, dipisah atau malah dihapus tentunya akan berubah amanah jabatan yang diembannya.

Diri ini juga harus segera menyesuaikan, karena tugas baru berbeda dengan sebelumnya, alhamdulillah masih berada di lingkungan gedung sate. Yang menarik adalah tugas ini menggawangi mitra OPD yang termasuk dinas-dinas besar sehingga perlu keseriusan dalam pelaksanaan tugasnya. Yaitu Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan & pemukiman. Tugasnya sih mengerucut menjadi dua kata saja yaitu fungsi Koordinasi dan fasilitasi, tetapi pas mencoba di dalami ternyata begitu amboooi...  banyak sekali yang harus dilakukan.  Pengertian Koordinasi dan fasilitasi dapat dilihat di ‘Apa itu koordinasi’ dan ‘Memahami Fasilitasi’, klik aja.

Karena mbahnya regulasi pemerintahan daerah adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka tanpa membuang waktu segera membuka halaman demi halaman dan tertegun. Karena rentang kendali pekerjaan sangat menantang. Berawal dari pembagian kewenangan pemerintah hingga rincian pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Prinsipnya mah ada 24 urusan wajib bagi pemerintah daerah (6 urusan wajib yang berhubungan dengan pelayanan dasar dan 18 urusan wajib yang tidak berhubungan dengan pelayanan dasar) serta terdapat 8 buah urusan pilihan bagi pemerintah daerah.

Kaitan dengan tugas sekarang, maka 3 buah urusan pemerintahan yaitu yang berkaitan dengan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar adalah urusan 1) pekerjaan umum & tata ruang, 2) perumahan rakyat dan kawasan pemukiman. Yang berkaitan dengan  urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar adalah urusan perhubungan dan yang menjadi urusan pemerintah pilihan adalah urusan energi sumber daya mineral yang jika dibagi ke dalam sub urusan mencapai 24 sub urusan, lebih lengkapnya klik saja SUB URUSAN TUGAS SEKARANG.

Kenyataannya selain 24 sub urusan tersebut, terdapat juga fungsi koordinasi dan fasilitasi lainnya diantaranya urusan Sanitasi yang masuk urusan kesehatan dan urusan-urusan lainnya. Jadi rumusnya sih jalani dan syukuri saja, lakukan ikhtiar semaksimal mungkin untuk mengoptimalkan hasil yang ingin dicapai.

memahami Fasilitasi

Domba lagi rapat by gambarbinatangcom
Fasilitasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia versi online adalah ‘memberikan fasilitas’ dan ‘Fasilitas’ memiliki arti ‘sarana untuk melancarkan pelaksanaan fungsi, kemudahan’ (http://kbbi.web.id/fasilitas). Sementara dari laman www.pusdiklathut.org menjelaskan bahwa fasilitasi berasal dari kata facile, bahasa perancis dan facilis dalam bahasa latin yang artinya mempermudah ( to facilitate = to make easy). Mempermudah adalah membebaskan kesulitan dan hambatan, membuatnya menjadi mudah, mengurangi pekerjaan, membantu.

Ada juga pengertian ahli, yaitu Hunter et all (1993) dalam buku Understanding Facilitation : Theory & Principles yang menjelaskan bahwa fasilitasi adalah tentang proses, bagaimana anda melakukan sesuatu, ketimbang isinya, apa yang anda lakukan. Fasilitator adalah pemandu proses, seseorang yang membuat suatu proses menjadi lebih mudah atau lebih yakin menggunakannya (Facilitation is about process, how you do something, rather than the content, what you do. Facilitator is process guide : someone who make a process easier or more convenient to use).

Dari dua pengertian tersebut dapat dilihat bahwa aktifitas memfasilitasi ini memerlukan keseriusan, niat ikhlas dan tulus tanpa kepentingan pribadi. Yang utama adalah banyak hal bisa selesai dengan lebih mudah, yang tentunya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kerja masing-masing.

Pertanyaan penting adalah, mengapa begitu peduli dengan istilah koordinasi dan fasilitasi?... jawabannya tertuang dalam jalinan kata curhat yang berjudul  Menyongsong Tugas Baru.

Apa itu Koordinasi?

riskanoviantswordpress.com
Koordinasi dan fasilitasi, dua buah kata yang memiliki segudang arti. Untuk kata yang pertama yaitu ‘Koordinasi’ maka yang pertama adalah mencari pengertian versi kamus dulu. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia versi online, Koordinasi adalah ‘perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yang akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur’ (http://kbbi.web.id/koordinasi).

Setelah itu baru membuka dan mencari pengertian ‘koordinasi’ dari para ahli. Hati-hati dengan pendapat ahli luar negeri karena di dalam negeripun bertebaran para ahli yang memahami tentang hakikat ilmu secara mendalam. Tetapi karena sifat ilmu itu universal maka perbandingan pengertian ahli dari dalam dan luar negeri menjadi penyempurna dalam memahami sebuah istilah.  Yang pertama adalah pendapat dari Sondang P Siagian, M.P.A, Ph.D dalam bukunya Peranan staf dalam manajemen (1978) mengartikan bahwa ‘koordinasi adalah pengaturan tata hubungan dari usaha bersama untuk memperoleh kesatuan tindakan dalam usaha pencapaian tujuan bersama pula. Koordinasi adalah suatu proses yang mengatur agar pembagian kerja dari berbagai orang atau kelompok dapat tersusun menjadi suatu kebutuhan yang terintegrasi dengan cara seefisien mungkin’.

Lalu Dr. Ateng Safrudin, SH dalam bukunya Pengaturan koordinasi Pemerintah di Daerah (1976) menjelaskan bahwa “Koordinasi disini adalah suatu proses rangkaian kegiatan menghubungi, bertujuan menserasikan tiap langkah dan kegiatan dalam organisasi agar tercapai gerak yang cepat untuk mencapai sasaran dan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan’. Selanjutnya dalam Buku Manajemen edisi ketiga (1986), James A.F Stoner dan Charles Wankel menyebutkan bahwa ‘Coordination is the process of integrating the objectives and activites of the separate units (departments or functional areas) of an organization in order to achieve organizations goals efficiently’.

Masih banyak beberapa pengertian lain dari para ahli, akan tetapi dapat dilihat bahwa para ahli mengerucut dengan makna koordinasi ini adalah suatu proses yang melibatkan beraneka pihak baik secara derajat sejajar, lebih tinggi dan lebih rendah untuk bersatu padu mewujudkan suatu target penyelesaian dan sasaran untuk kepentingan bersama secara efektif dan efisien. Yang pada hakikatnya aktifitas koordinasi ini adalah menyatukan, menyesuaikan, menghubungkan dan menyangkutpautkan. Meskipun tentunya tidak lepas dari berbagai hal yang menjadi permasalahan dalam melaksanakan koordinasi ini yaitu perbedaan dalam sikap dan gaya  bekerja atau disebut dengan istilah “differensiasi”. Meliputi perbedaan terhadap orientasi terhadap sasaran, orientasi waktu, orientasi antar perseorangan dan formalitas struktur.

Beberapa hal yang erat hubungannya dengan koordinasi, tetapi kita coba loncat dulu kepada pengertian kata yang selalu menjadi sahabat karib “koordinasi’ atau malah bisa disebutkan saudara sepupu yang selalu saling melengkapi yaitu istilah ‘fasilitasi’. Penjelasan tentang fasilitasi silahkan klik saja di "Memahami Fasilitasi".



Minggu, 20 November 2016

Cerita SoftSkill...

Source : wowmenariknya_com
Terrr..terr... terrrrrr, nada getar mengusik konsentrasi meeting hari kedua di pulau dewata. Sambil tetap berusaha konsentrasi di acara, mata kanan dan jemari berkolaborasi membuka pesan yang masuk, khawatir memang penting juga.

Kiriman photo di Whatsapps dari staf di kantor terlihat kentara, segera dilihat dan dibaca, "Wow sprin baru, eh surat perintah baru".. Alhamdulillah di Bandung tempatnya berarti nggak jauh-jauh dari sang bayi yg begitu menggemaskan di rumah.

Tapi sedikit otot dahi berkerut karena judulnya adalah untuk ikutan diklat softskill.. Apaan tuh?....

Selintas langsung ngebayangin bahwa ini diklat untuk memberi efek lembut (soft) karena diriku selaku bersikap keras kali ya?.. Ah masa iya, perasaan udah lembut dan baik hati kok. Sayangnya di sprint itu tidak ada keterangan lain. Jadi tidak ada keterangan tambahan. Pikiran aneh terhenti karena meeting masuk sesi tanya jawab dan hitungan angka yang perlu konsentrasi.


Senin, 14 November 2016

Canindiri 141116

sumber : menuliskreatif-com
Asswrwbr
Selamat Pagi,
Sampurasuun...

Senin pagi yang cerah dan suasana yang menyegarkan ditambah punya kesempatan bersua dengan keyboard sebeum agenda hari ini dimulai. Begitu sayang waktu yang 24 jam ini jika terlewat percuma, itu juga yang menyemangati jari ini kembali menari untuk merangkai kata menyusun kalimat yang mungkin bisa bermakna.

Malam baru saja berganti dini hari disaat kumandang adzan awal dan alarm handphone menyadarkanku. Tanpa banyak bernegosiasi dengan guling dan bantal segera menyambar handu dan bercengkerama dengan kamar mandi meskipun hanya singkat karena waktu seakan terus berlari. Beberapa saat kemudian telah otewe menuju kantor yang berjarak sekitar 15 kilometer melewati tol pasteur yang begitu lengang. sang kaki bisa bersuka ria memacu gas kendaraan, meskipun tetapi tidak melewati batas yang ditentukan.

Alhamdulillah, bisa datang tepat waktu ke halaman Mesjid AlMuttaqin. Absensi diisi sebagai kewajiban administrasi dan selanjutnya bergabung dengan rekan-rekan yang telah bersiap untuk shalat shubuh berjamaah dilanjutkan pengajian yang rutin dilakukan setiap senin pagi. Ceramah agama disampaikan oleh Gubernur Jawa barat, Ahmad Heryawan.

Nah judulnya 'Canindiri' itu singkatan dari Catatan senin dini hari, maaf klo maksa, tapi itulah gunanya singkatan kata, agar menarik dan mudah diingatnya. 

Ceramah yang menarik membahas tentang sebuah mekanisme illahiyah yang berlagu bagi umat manuasia untuk senantiasa memperbaiki diri agar berada di jalan yang lurus, merupakan proses untuk mensucikan kotoran-kotoran jiwa dan tentunya sebagai ajang untuk memperoleh ampunan dari Allah Subhanahu Wataala. Mekanismenya terbagi menjadi 4 bagian dan diatur oleh jangka waktu dari mulai seumur hidup,tahunan, mingguan dan harian.

Mekanisme seumur hidup adalah dengan melaksanakan ibadah haji, dimana kewajiban umat islam adalah 1 kali seumur hidup dan itupun jika mampu atau dimampukan oleh Allah.

Mekanisme Tahunan adalah melalui pelaksanaan ibadah shaum/puasa di bulan Ramadhan yang dilaksanakan rutin setiap tahun.

Sementara mekanisme mingguan adalah pada hari jumat, karena di hari jumat ini adalah ibadah rutin mingguan yaitu pelaksaan sholat jumat. Hari jumat juga adalah rajanya hari, jadihari raya umat islam sangat banyak dan cara perayaannya tentu dengan beribadah lebih banyak, lebih baik dalam pelaksanaannya dan tentu harus lebih ikhlas. Hari jumat ini juga memiliki rahasia yang sangat prestisius dari sisi dikabulnya ibadah, karena ada waktu tertentu yang tidak diberitahukan oleh Allah SWT adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, waktunya antara magrib hari kamis hingga waktu magrib hari jumat karena umat islam berpedoman pada kalender komariyah. mirip dengan waktu turunnya lailatul qodar di bulan ramadhan yang tidak disebutkan pasti kapan waktunya, jadi perbanyaklah ibadah di hari jumat ini.

Dan terakhir adalah mekanisme harian yaitu shalat fardhu lima waktu yaitu Magrib, Isya, Shubuh, Dhuhur dan Asyar. 

Mekanisme Illahiyah ini tentunya akan efektif membersihkan dosa-dosa kita, mendapatkan ampunan dari Allah SWT manakala menghindari dosa-dosa besar. Dosa-Dosa besar itu adalah dosa yang diancam pidana berat di dunia dan dituntut di hari akhir serta akhirat. Bapak Aher menyebutkan bahwa para ulama akan menyampaikan bahwa yang paling pokok dari dosa besar itu adalah 'urusan perut dan urusan dibawah perut' atau kita istilahkan 'harta dan seksual' dimana dari sisi tindakannnya adalah mencuri dan berzinah. Tentu perilaku koruptif masuk ke dalam jenis mencuri. dua hal ini yang menjadi muara secara umum dari perbuatan dosa yang dilakukan oleh manusia.

Cerita canindiri berlanjutt yaa...

Hadirnya sebuah negara memiliki 3 tujuan utama, yang pertama adalah menghadirkan penghambaan kepada Allah SWT Tuhan Sang Maha Pencipta. meskipun pada intinya bukan hanya tugas negara untuk mengajak orang lain dalam penghambaan ini, tetapi menjadi tugas setiap individu yang disebut sebagai fungsi da'i. jadi bukan ualama saja yang disebut da'i tetapi setiap individu memiliki kewajiban tersebut.

Tujuan kedua hadirnya negara adalah menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya yang secara implementasi di dunia khususnya di jepang dan eropa serta amerika dalam bentuk jaminan sosial bagi rakyatnya. Indonesia masih menuju ke situ karena berbagai faktor yang ada.

dan ketiga, kehadiran negara adalah menghadirkan rasa aman bagi rakyatnya.

ada beberapa bahasan lagi diantaranya tentang bencana dan sunnah kauniah, tapi ternyata waktu apel senin pagi telah tiba. jemari terpaksa berpisah dengan keyboard yang ada.

wassalam

@andriekw

SHBH141116
        


Jumat, 09 September 2016

Special drink at the Night


Siang yang terik membara di bilangan Jakarta pusat terasa begitu menyiksa raga. Bukan tidak bisa ngadem di dalam lobby hotel yang full AC tetapi harus bolak balik membawa berkas dari mobil dinas bupati kembali ke lantai 4 hotel Sahid yang digunakan untuk rapat terbatas Pak Bupati. Sopir sebetulnya bisa saja diberdayakan, akan tetapi urusan berkas pasti tidak terlalu paham. Ntar salah ngambil khan berabe. Bisa disemprot luar dalam sama bupati. Mungkin juga bahasa kebun binatang berhamburan menyentil perasaan. Akhirnya lebih baik bersimbah keringat karena bolak balik ke area parkir terbuka yang letaknya lumayan jauh dari hotel lalu kembali ke lantai 4 dan hampir 5 kali bolak balik, aggap aja olahraga siang.
ini sih Camri Facelift 2015... indonesiaautosblog-com

Seiring adzan asyar berkumandang, rapatpun berakhir. Bapak Bupati telah duduk bersandar di jok belakang  Camry hitam. “Ayo kita pulang ke Bandung, langsung ke Hotel Sheraton ya Pak Carda” Pak Bupati bersabda. “Siap pak!” sang sopir setia menjawab tegas sambil mata tetap fokus pada kemudi dan kondisi lalu lintas di depannya. Diriku duduk di depan disamping kiri sopir, diam tetapi waspada.

Satu hal yang menjadi aturan tidak tertulis dengan bapak bupati adalah seminimal mungkin membuka percakapan kecuali laporan darurat. Namun kalau ditanya oleh Bupati maka harus menguasainya secara komprehensif atau rumus 5W 1Hnya musti terpenuhi. Karena bupatiku ini termasuk golongan perfeksionis, sagala kudu sampurna. Sering terngiang doktrinnya, “Meski kamu bukan malaikat, tetapi harus mengerjakan hal dengan sempurna!!!”

Selama perjalanan hampir tiada percakapan berarti, camry melaju membelah kota Jakarta menuju bandung kota tercinta. Mungkin beliau lelah dengan aktifitas meeting hari ini sehingga tertidur nyenyak, indikatornya adalah dengkuran yang teratur serta tidak ada pertanyaan-pertanyaan mendadak. Diriku ingin ikut memejamkan mata barang sesaat, tetapi khawatir beliau terbangun dan bisa berabe jika mendadak bertanya disaat sedang terbuai mimpi. Akhirnya coba menahan kantuk dengan menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Sesekali membuka handphone dinas untuk megecek sms masuk. belum seperti sekarang yang serba canggih, saat itu baru sms dan  telepon saja yang menjadi sarana penting berkomunikasi dengan handphone.

Senin, 25 Juli 2016

PNS bahagia

“Hebat dia, sudah kerja mantep sebagai pns, jabatan eselon juga dapet nyambi juga jadi dosen di perguruan tinggi swasta ternama. Atau pak Z selain sebagai pns juga memiliki beberapa usaha yang menjanjikan, pasti berlimpah tuh penghasilan”, Begitulah suara hati pagi ini, sementara berkaca pada diri hanya seorang pns, titik. Lamunan berlanjut dengan mengira-ngira penghasilan rekan-rekan pns lain atau malah staf baru yang baru beberapa tahun diangkat pns sekarang begitu sukses dalam karier dan kehidupan pribadinya. Ada cengkeraman rasa minder menelikung dalam sanubari, “Ah sayah mah jalani aja seperti ini...” sambil tertunduk sedih.

Belum lagi kalau melihat, rekan pns lain yang terlihat begitu ceria dan bahagia. Ke kantor dengan mobil keluaran baru, smartphone yang kinclong dan rumahnya yang megah. Betapa penyakit sirik dan dengki itu begitu mudah tumbuh dan diawali dengan suudzon. Padahal mungkin saja itu bisa dimiliki karena memang sudah kaya sebelumnya, atau mendapatkan warisan atau bisa juga pinjam uang ke bank dan pintar mengatur strategi untuk memanfaatkannya termasuk memiliki usaha yang memang menguntungkan. Tapi bisa juga memang maksain supaya keliatan punya. Masalahnya adalah kenapa kita mikirin kekayaan orang lain?.....

Sementara dibelahan waktu yang berbeda, berjuta orang mendamba menjadi seorang pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara (ASN) sekarang. Berjuang dengan bersungguh hati dan tidak sedikit yang terjebak iming-iming oknum dengan alibi mempermudah proses menjadi pns yang berujung hanyalah sebuah modus penipuan yang memanfaatkaan keinginan seseorang untuk merebut satu posisi masuk pns. Termasuk tidak sedikit yang sudah bekerja di sektor swastapun masih mengadu peruntungan untuk mencoba ikut testing jika ada lowongan menjadi pegawai di pemerintahan.

Cara yang terbaik adalah bersyukur dan bersyukur..... dengan apa yang sudah kita dapatkan yang hakikatnya hanya dititipkan sementara oleh Allah Subhanahu Wataala. Jika memang kita sulit untuk lulus tes masuk pns, mungkin memang bukan takdir kita disana. Ada jalan lain ada usaha lain yang menunggu kita untuk bergerak tekun dan bekerja keras, disana ada rejeki berlimpah yang menanti kita. Begitupun jika sudah menjadi pns tetapi kok liat yang lain lebih sukses, segera beristigfar karena menjadi pns itu penuh perjuangan. Sekarang belajar bersyukur, belajar memaknai tugas fungsi sebagai pns. Karena belum tentu apa yang kita lihat dari kehidupan pns lain yang kita anggap sukses adalah benar-benar sukses.

Kita jalani pekerjaan dengan ikhlas dan jadikan niat serta action bahwa apa yang kita kerjakan dalam kepe-en-esan ini adalah bagian dari ibadah kita kepada Sang Maha Pencipta. Dengan bersyukur kita akan bahagia.... cobian geura.

Gdb-dpn22-250616

Senin, 11 April 2016

BUMD, LKM & PEMDA

source : pixabay.com
 Hadirnya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang merupakan pengganti Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tidak hanya mengatur tentang pemerintahan saja tetapi mengatur juga tentang BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yaitu pada Bab XII yang terdiri dari 13 pasal yaitu pasal 331 sampai dengan pasal 343 atau sekitar 3,16% dari 411pasal dan 27 Bab dari Undang-Undang tersebut yang diundangkan pada tanggal 30 september 2014.

Salah satu pasal yang krusial adalah pasal yang mengatur kepemilikan dan bentuk badan hukum dari BUMD yaitu :
Ø  pasal 334 ayat (2) menyatakan bahwa “BUMD yang dimiliki lebih dari satu pemerintah daerah harus merubah bentuk hukumnya menjadi Perseroan  Daerah (Perseroda)” ;
Ø  pasal 339 ayat (1) menyatakan bahwa “Perseroan Daerah adalah BUMD yang berbentuk PT yang kepemilikan sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh Pemerintah Daerah”. 

Minggu, 10 April 2016

Indahnya Birokrasi

Assalamualaikum Wr Wbr.

 Perbincangan pagi ini dengan seorang sahabat bertema acak, dari mulai keluarga, cerita masa lalu hingga pekerjaan yang sedang digeluti. Pertanyaan menggelitik tentu kaitan antara tugas sekarang dengan back ground pendidikan yang tentu berseberangan.  Wajar saja pertanyaan itu muncul karena sahabatku ini bekerja sangat sesuai dengan minat dan jalur julurusan semasa kuliahnya. Dia sekarang menjadi seorang guru dengan gelar M.Pd dan sedang mengikuti seleksi guru teladan. Sementara dia keheranan dengan tugasku yang sekarang berkecimpung dalam dunia ekonomi mikro yang berhubungan dengan teknis perbankan yang jauh berbeda dengan pendidikan ilmu pemerintahan.

You nggak stres tuh, khan musti paham dulu ilmunya baru pegang jabatan?”

Rabu, 02 Maret 2016

Kumjebung

Ini hanya ilustrasi yooo.....
Pagi hingga sore tingkat kegalawan meningkat seiring rasa mulas yang dirasakan oleh belahan hati, istri tercinta yang sedang hamil tua. Menghitung jam merenda hari menanti lahirnya si utun inji. Berulang kali diteliti, barangkali ada persiapan batang atau peralatan yang mungkin terlewat.

Disaat mandi sore tak sengaja menatap cermin yang setia bertengger di wastafel kamar mandi. Menatap sesosok wajah yang sudah sangat dikenal, ya emang wajah sendiri, kumaha siiih. Yang bikin tersenyum sendiri adalah hiasan di wajah berupa kumis dan janggut yang bisa tumbuh dan bersambung, semua atas ijin Allah Swt.

Sepuluh bulan lalu dan sebelum sebelumnya wajah di cermin itu sangat kelimis, hampir tidak pernah berjenggot dan berkumis. Karena tiap hari selesai mandi pagi pasti ritualnya ngurud kumis dan jenggot. Tidak suka dg jenggot dan kumis, terasa tidak rapih dan kotor.

Jumat, 18 Desember 2015

Sepeda di Galunggung

Ini mah suasana rapat di Gedung Sate. Dokpri.
Jikalau sudah diniatkan dan niat itu baik, insyaalloh ada jalan” itu yang melintas dalam hati. Betapa banyak hal dimudahkan termasuk kesempatan berolahraga di sela kesibukan bekerja. Khusus hari ini edisi dinas luarnya berada di kota Tasikmalaya. Rapat yang dimulai jam 8 pagi hingga jam 2 siang diselingi ishoma selama 45 menit menghasilkan beberapa kesepakatan dan hasil yang menjadi pedoman satu tahun ke depan. Tetapi sesi siang agak terkendala karena penyajian data yang berbentuk angka ternyata ada kesalahan proses formulasi sehingga perlu dihitung ulang dan membutuhkan waktu. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya para perwakilan pemilik bersepakat untuk menunda rapat hingga malam hari.

Selasa, 15 Desember 2015

MunaSut...

Tugas pekerjaan kembali menerkam dengan seabreg kesibukan yang tiada henti, tantangan membagi waktu menjadi sebuah keharusan. Kalau tidak bisa mengatur maka akan terjerembab ke dalam pusaran kesibukan dan benturan kepentingan antara urusan dinas dan pribadi, antara tugas atasan dengan kebutuhan keluarga. Disitu diperlukan pengalaman serta mental yang penuh rasa sabar. Apalagi ditakdirkan menjadi seorang “petualang”, bukan dalam artian seperti Christopher Colombus tapi menjadi pegawai yang sering sekali dipindah divisi secara formal dengan dibalut acara pelantikan. Malah ada selorohan dari seorang teman, bahwa titel pasca sarjana yang disandang dibelakang nama itu juga memiliki arti lain. Magister Sains atau disingkat M.Si ternyata diplesetkan menjadi Mutasi Selalu Ikut alias sering bingitt pindah tugas.
Bersepeda ke Kantor. dokpri.

Di job terakhir lumayan 1 tahun urusan pelayanan administrasi yang berkaitan dengan penyiaran, sebelum itu malah 5 bulan dapet tugas urusan telekomunikasi internal. Klo diitung-itung dalam rentang waktu 2009-2015 (enam tahun) udah pindah di 7 jabatan… lumayan juga khan?. Sebagai pegawai sih jalani aja, selama prosesnya normal sesuai aturan yang udah ditentukan. Tinggal jalani dan syukuri saja dan yang paling terasa adalah proses adaptasi kembali di tempat tugas yang baru.

Senin, 14 Desember 2015

Bersepeda yukk....

Lanjutkan ah menulisnya.. setelah sebelumnya corat coret tentang “Olahraga dam Kesibukan Kerja” yang membahas tentang jalan kaki, sekarang kita bahas olahraga sederhana lainnya yang bisa dilakukan dalam kepadatan rutinitas tugas yang seabrek dan seolah tiada hentinya. Tapi syaratnya memang agak ribet karena tidak cukup sepatu olahraga saja. Kelebihannya adalah selain tentu menyenangkan jika dilakukan bersama-sama tapi juga tidak masalah jika dilakukan sendirian. Siapa tahu diri kita ini termasuk tipe manusia penyendiri.
Pemandangan di Daerah Tugu KBB, jepret sambil gowes.

Coba cari olahraga yang bisa dilakukan sendirian?.. pasti terbatas jawabannya. Olahraga yang umum dilakukan biasanya memerlukan partner minimal satu orang. Olahraga bulutangkis, tenis meja, tinju itu cukup satu orang tetapi jika udah olahraganya futsal, main bola, basket, rugby, kasti, volley bal itu butuh banyak orang. Kebayangkan lagi sibuk dinas luar trus ngajakin tamu lain untuk futsal, belum tentu berhasil. Ataupun misalnya iseng maen catur sendirian.... khan jadi aneh.

Jadi olahraga sederhana yang bisa dilakukan olangan adalah jalan kaki, atau lari (run) apalagi sekarang sedang rame-ramenya tentang lari dan lari ini dengan berbagai kemasan yang juga menarik bagi sponsor seperti ColorRun, PacaRun dan Run-run lainnya atau tulisan lebih lengkapnya KLIKHERE.

Selain itu olahraga yang efektif membakar lemak dan menyegarkan tubuh adalah bersepeda. Iya bersepeda... kayuh kayuh. Ya olahraga ini efektif dan efisien serta tanpa partnerpun bisa jalan selama dengkul dan telapak kuat mengayuh pedal yang terus berputar. Hanya saja memang kalau untuk perjalanan menggunakan pesawat atau kendaraan umum agak ribet musti bawa sepeda meskipun dilipat. Olahraga bersepeda ini cocok dilakukan di sela-sela perjalanan dinas yang bisa dijangkau menggunakan kendaraan dinas. Ya kalau saya sih, untuk coverage provinsi jawa barat hingga ujung banten sana bisa dijabanin. Tinggal copotin ban depan dan belakang, atur posisi sepeda di belakang. Eh lupa jok belakangnya copot dulu atau dilipat. Pengalaman sih cukup buat isi 2 sepeda dan tentunya untuk ber 4 masih nyaman.

Nangkring dulu di Bdg utara. Dokpri.
Kembali urusan olahraga bersepeda, tentunya bisa dilakukan berkelompok ataupun alone bin olangan. Berkelompok pasti lebih rame dan hepi juga full dukungan mamin. Trus klo kecapean atau pura-pura kecapean bisa langsung di loading naikin ke mobil... selesai deh. Tapi jikapun hanya sendiri maka bisa bebas berkreasi, bergerak sesuka hati. Tapi kalo pengalaman sih sebaiknya di ukur sasaran rute yang akan di tempuh, berapa jaraknya, kira-kira memakan waktu berapa lama juga kontur jalannya apakah ada tanjakan atau turunan yang ekstrim. Jangan sampai pas dinas luar, shubuh-subuh bersepeda ternyata rutenya parah. Baru balik ke hotel tempat menginap jam 10 pagi sementara rapat dimulai jam 9, khan  berabe. Masa rapat RUPS pake kostum sepeda plus cucuran keringat sih... itulah gunanya perencanaan.

Klo saya pribadi, search dulu rute... yach yang moderat sekitar 20km PP. Itupun dengan kontur jalan yang tidak banyak tanjakan terjal. Yang penting keringetan tapi tidak telat untuk bersegera mandi, dandan dan rapat atuh....

Kecuali gowesnya setelah rapat selesai dan menginap trus besoknya baru pulang. Rute panjangpun insyaalloh bisa dilalap. Nggak percaya?.... klik aja reportasenya disini : 57 KM bersepeda di Pesisir Selatan Jawa Barat.

 

Selamat mencoba.

Paca RUN

Sumber : www.hangoutindo.com
Sore hari yang mendung gerimis, menemani perjalananku untuk pulang dari tempat bekerja. Yang menyenangkan tentunya karena sang pujaan hati menjemput. Sehingga bisa pulang bersama-sama menembus gerimis yang terus membesar seolah langit menangis membasahi bumi. Di sela senda gurau dan konsentrasi melihat jalan basah serta pekikan klakson kendaraan terutama roda dua, tidak lupa juga melihat berbagai taburan informasi komersial di sepanjang jalan protokol kota kembang. Salah satunya tentang acara Paca Run (dibaca pacaran), yaitu acara lari yang dikemas penuh kebahagiaan alias fun serta banyak hadiah yang ditawarkan plus artis yang ikut acara tersebut serta menghibur para peserta. Kelihatannya menyenangkan, ada perasaan tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut dan terlontar dalam diskusi ringan di sore itu.
Say, kayaknya mau ikutan ah, sambil olahraga juga banyak hadiahnya.” Pasanganku langsung cemberut, terlihat aura ketidaksetujuannya menyeruak di sore itu.

Olahraga dalam Kesibukan Kerja..

Olahraga diantara seabreg kesibukan? Why not 

Pertanyaan yang bisa dijawab, meskipun tentunya kadang ribet. Tapi jangan salah, pekerjaan itu nggak ada brentinya. Sementara sehat dan bugar itu penting. So musti ada cara dan jalan keluar yang win win solution. Kerjaan kelar, luar kotaan lancar plus olahraga tetep bisa berjalan. Maka bergeraklah jemari di keyboard laptop untuk berbagi. Hehehehe... meskipun mungkin udah banyak yang melakukannya. Istilah masyarakat pasundan  adalah “ngabejaan bulu tuur” atau memberi tahu sesuatu yang udah umum, ah gapapa siapa tau emang ada yang butuh.

P.Mengiat Bali (di photo sambil jalan pagi. doc.pri)

Bismillah....

Akhir tahun adalah masa yang super sibuk sibuk, karena tugas saat ini membidangi fungsi pembinaan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang keuangan, dimana proses perencanaannya sesuai dengan peraturan yang berlaku adalah satu bulan sebelum berakhir tahun takwim. Jadi bulan oktober, november dan desember mau tidak mau harus menyiapkan waktu, phisik dan mental untuk berkeliling wilayah jawa barat dan banten dalam rangka pembahasan dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2016 bagi Perusahaan Daerah perkreditan Kecamatan (PD.PK) yang sedang bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas Lembaga Keuangan Mikro (PT. LKM) dan juga Perusahaan Daerah serta PT. BPR di wilayah Jawa barat dan Banten dalam bentuk Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dihadiri oleh pemilik atau perwakilan pemilik dari lembaga tersebut. Berebut dengan kegiatan yang mengharuskan kita hadir diluar pulau jawa, seperti rapat koordinasi dan atau pelatihan di Bali, Menado ataupun Medan juga kota-kota lainnya. pokoknya waktu tersita oleh agenda yang begitu padat merayap.

Minggu, 06 Desember 2015

57km Bersepeda di Pesisir Selatan Jawa Barat

Siang itu di ruangan dalam gedung PD. BPR Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, terlihat wajah –wajah serius sedang berdiskusi dan saling melontarkan argumen beradu dengan aneka gagasan. Ya para perwakilan pemilik saham sedang berdebat membahas tentang rencana perusahaan untuk tahun 2016. Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemda Tasikmalaya dan PT.Bank Jabar Banten, Tbk bergiliran memberikan masukan, saran dan pertanyaan. Disambut dengan jawaban penuh semangat dari pengurus PD.BPR Cipatujah. Diskusi terasa hangat dan lancar, sesekali diselingi gelak tawa menjadi penyegar dalam Rapat Umum Pemegang Saham tersebut.

Persiapan Gowes di Kantor Kas Kalapa6. Dok Pri.
Diriku dan beberapa rekan menjadi bagian dalam pertemuan tersebut, dan terasa betapa melegakannya manakala pimpinan rapat menyatakan pertemuan ini berakhir dengan kesepakatan yang diperlukan menjadi pedoman perencanaan perusahaan satu tahun kedepan. Lebih melegakan lagi karena ada agenda lanjutan yang tidak kalah menantang yaitu bersepeda bersama menyusuri pantai Cipatujah menuju pantai pangandaran Kabupaten Pangandaran.

Setelah rapat berakhir, dilanjutkan dengan makan siang.. eh makan sore ding, soalnya udah jam 3 sore. Hujan rintik berubah menjadi hujan deras, sehingga rencana bersepeda ria meyusuri pesisir pantai harus didiskusikan ulang. Hasil rapat kilat, Startnya dari kantor kas PD. BPR Cipatujah yang terletak di daerah kalapa genep alias coconut six.. hehehe maksa, sekitar 30km dari lokasi saat ini. Setelah semua setuju, maka selepas perut kenyang dengan aneka sajian seafood, rombongan bermobil menuju daerah coconutsix.
Berpose sejenak di Pinggir Pantai Kalapa genep
Tepat jam 4 sore, semua sudah berubah... dari kemeja berdasi dan berbatik menjadi stelan kaos ketat sepatu olahraga dan tidak lupa sepeda masing-masing lengkap dengan  berbagai aksesoris. Setelah berdoa bersama, perjalanan dimulai menembus gerimis hujan yang setia menemani.
Sejujurnya ada rasa khawatir dalam diri karena ini merupakan rencana bersepeda yang sangat menantang. Terutama rute yang cukup panjang sekitar 60 km dengan kontur jalanan yang menanjak, bakal sampe nggak yach?... tapi rasa khawatir itu segera ditepis, yakin tidak sendiri, ada coach yang siap mengawal. Mr Irfan telah bersiap dengan segala kemungkinan termasuk memasang lampu sepeda jika harus menembus malam. Perjalanan awal begitu menyenangkan, menembus sore hari yang hujan serasa melemparkan kembali angan di masa kecil yang begitu bahagia dikala bersepeda dalam hujan. Perjalanan masih landai dengan pemandangan bentang pantai selatan di sisi kanan, begitu melegakan.

Minggu, 15 September 2013

***DUA KALI OSPEK - KOST & CICAK***

Serasa baru beberapa hari berlalu, sebuah rasa suka duka dalam fase kehidupan mencari jati diri setelah lulus dari SMA. Padahal waktu telah memisahkan memori ini belasan tahun lalu, tetapi itulah Karunia Allah sehingga dengan hitungan detik, kenangan itu dengan mudah kembali, menari-nari dalam ingatan dan mengajak kita merefleksi diri, siapa kita di masa lalu.

***Kanker dan Sentuhan Kalbu***

Yang begitu menyesakkan dan menyedihkan adalah disaat menemani orang tersayang yang sedang bertahan dalam merasakan kesakitan yang tak tertahan. Disaat dengan mata kepala sendiri proses menahan rasa sakit itu berproses, terlihat urat leher menegang, wajah yang meringis dan tanpa suara, genggaman tangan yang mulainya lembut menjadi cengkraman yang begitu kuat. Pada akhirnya hanya lelehan bulir air mata kepedulian yang menetes meluncur di kulit pipi menambah rasa sedih yang terus membuncah.

***Ganti Gaya, Komitmen dan Harapan***

Tiba-tiba sebuah penyadaran itu datang tanpa di duga. Menyelinap senyap dalam sanubari dan meruntuhkan kecuekan selama ini untuk melawan kebiasaan demi sesuatu yang lebih baik. Padahal sudah banyak yang berusaha memberitahu bin mengingatkan khususnya orang terdekat, sang istri tercinta. Tetapi ternyata memang yang paling terasa sulit bukan melawan kehendak orang lain, tetapi melawan diri sendiri. Setelah didera berbagai macam persoalan dan tantangan kehidupan.. Cieee bahasanya begitu beraaat. Maaf yach para pembaca. Bukan maksudnya narsis dari sisi tulisan tetapi agar efek dramatisnya muncul sesaat setelah membaca tulisan ini. :D

Kamis, 29 Agustus 2013

*** Menikah atau Hidup Bersama ***

Dua individu yang bertemu dalam satu kesempatan baik disengaja atau tidak ternyata menumbuhkan sebuah rasa yang bersemi untuk selalu saling mengerti dan sulit melupakan sosok masing – masing seolah menempel erat dipelupuk mata dan mengganggu hari – hari yang biasanya di jalani sendiri. Sebuah proses alami sedang terjadi, molekul- molekul dalam tubuh bergerak dan merangsang syaraf naluri sebagai mahluk sosial untuk selalu berbagi.